Showing posts with label Short Story. Show all posts
Showing posts with label Short Story. Show all posts

Saturday, June 7, 2025

340. Mix Sate Ayam dan Kambing di Night Market Pasar Besar

Night market atau pasar malam di Pasar Besar adalah salah satu tempat yang lumayan ramai dikunjungi warga. setiap harinya. Mulai dari warga lokal atau pun bule dari berbagai negara. Yah, walaupun aku nggak tau asal mereka tapi setiap melewati atau mampir ke pasar malam ini, selalu ada bule bule juga. Mostly, orang akan berkunjung untuk kuliner dan permainan anak. Bagiku, lontong kupang akan selalu jadi pengingat karena itu adalah pertama kalinya aku mencoba lontong kupang. 17 ribu untuk 1 porsi dan mantap rasanya. Lalu ada cilok bakar, lumpur kentang, jasuke, dimsum, siomay-batagor, dan banyak lainnya. 

Dan lebaran haji kemarin, setelah isya' aku sempat keliling mencari sate kambing dari mulai sepanjang jalan dekat kost, lalu berbelok ke daerah stasiun Kota Lama, Alun-alun Kota, daerah Gajah Mada dan akhirnya ketemu di pasar malam itu juga. 

Persisnya malam kemarin, cukup ramai. Sepertinya setiap hari akan ramai orang berkunjung. Kebahagiaan sederhana bagi keluarga kecil ataupun yang masih single. Bebas. Kenapa sate kambing ? Biar ada vibes lebaran idul Adha nya gitu deh. Hehe.

"Bu sate kambingnya berapa 1 porsi?"

"25 ribu mba"

"Boleh campur nggak bu ayam sama kambing, masing-masing lima?"

"Boleh mba, ditunggu sebentar nggih"

Dengan logat dan bahasa Jawa warga lokal, aku seringnya hanya mengangguk dan senyum lalu membalas dengan bahasa Indonesia. Sebenarnya aku sudah paham beberapa kata bahasa Jawa, tapi belum terbiasa. Aku sempat menelusuri pasar ini sebelum makan sate di tempat. Ini mungkin ke-4 kalinya aku mampir di pasar ini. Aku yang terbiasa jalan lurus memandang ke depan, selama tahun 2025 ini mencoba untuk sadar sekitar dan memperhatikan apa yang ada di kanan dan kiri jalan. Jadi otakku akan terlatih lagi mengingat peristiwa atau vibes sekitar. 

Setelah berkeliling dan menyaksikan sekilas anak-anak dan orang tuanya bermain, lalu juga ada pasangan bule yang penasaran dengan lapak onde-onde yang baru saja aku beli, mereka tersenyum malu dan memutuskan untuk membeli juga, lagu aku kembali ke lapak sate tadi. 

"Bu nasinya kebanyakan"

Sate 10 tusuk akan selalu sangat mengenyangkan bagiku. Karna kalau di rumah biasanya, dibagi masing-masing 5 tusuk, itu menjadi kebiasaan. Jadi, mengurangi porsi nasi adalah tips biar nggak mubazir. Makan selesai, minumnya kali ini aku bawa tumbler air putih sendiri dari kost. Ini adalah hari ke 5 aku diet kafein dan dairy, mengulang hitungan kembali, untuk melihat progress metode Liam yang kuikuti untuk pengobatan Pulsatile Tinnitusku. Bulan Mei kemarin cukup bandel karena beberapa kali beli kopi dan teh.

Aku lalu berselancar sejenak di google untuk mencari toko aksesoris terdekat dan aku menemukan Malang Caroline, grosir aksesoris yang nggak jauh dari stasiun kota lama. Setengah jam menjelang tutup aku menyempatkan diri pergi kesana, tapi sayangnya nggak menemukan yang aku cari. Lalu, aku kembali lagi menembus sejuknya malam kota ini, beruntung sweater rajut hitamku bisa sangat baik menahan angin saat berkendara.




Friday, July 27, 2018

14. Mind & The City: a bucket list

I smiled when i saw a medium sized TV is displayed inside electronic store at the corner near my house. Soon, i'm going to buy it, it will be the first time i get a TV for my house with my own savings.  Kalau ada yang berwarna putih, pasti akan lebih menyenangkan. Yeah, i'm about to paint all my stuff to white or grey. I really love the idea of simplicity. Simple things, less color, less stress, perfect. Aku masih menunggu weekend tiba untuk melakukan semuanya. Hari bekerja sangat melelahkan. Idenya sudah dipikirkan jauh hari, tapi seringnya saat mendekati hari H untuk eksekusi ide, ada saja halangannya. Sekarang masih menunggu hari gajian lalu setelah itu mulai mengecat macam-macam barang seperti keranjang plastik, meja kayu, membuat rak buku di dinding, merapikan semua barang pindahan. 

- to be continued -

Sunday, September 24, 2017

08. Mind and The City STARTED!

Hai. Saya mau announce kalau dalam beberapa bulan ke depan saya akan rutin menulis short story. Judulnya Mind & The City. Mind & The City awalnya hanyalah entri berisi pikiran dan pendapat tentang kota yang saya tinggali sekarang yang tujuannya merangkum narasi yang terus menerus mengalir di kepala saya sewaktu saya berkendara, ke mall, ke pantai, atau hanya sekedar belanja sayur dan ikan di pasar. Setiap tempat punya kisah di waktu yang sama dan berbeda.

Saya menciptakan Mind & The City agar saya bisa merekam memori saat tinggal di kota ini. Karena jujur saya, banyak hal dan peristiwa yang terlewatkan begitu saja tanpa bisa ada yang di tengok atau dibaca kembali. Belakangan saya sering membuka-buka folder foto milik mamah. Ada moment yang terlewati, ada tempat yang tidak terfoto, foto yang seharusnya ada, setelah saya cari berjam-jam tetap tidak ketemu. Saat otak saya berusaha untuk mengingat secara detail namun gagal, foto, tulisan, film, atau apapun itu akan sangat membantu. Entah untuk berkarya, untuk tetap hidup, untuk lebih bersyukur, untuk melanjutkan mimpi. Tapi ada sebagian orang yang membiarkan masa lalunya begitu saja, tanpa harus melupakan atau mengingat. Tidak ada kenangan berupa gambar atau apapun itu, saya yakin pasti benar ada orang-orang seperti mereka. Tidak perlu melakukan ini pun mereka tetap baik baik saja.

Tapi untuk para introvert, mengerti sekali yang saya lakukan sekarang bukanlah hal sia-sia (jika positif). I know exactly what's good for me and i'll keep doing this. Karna impian hanyalah mimpi tanpa aksi. Karna saya tidak bisa menunda lagi untuk semua hal yang sangat ingin saya lakukan selama bertahun-tahun sebelumnya. So, in the end of this kind of announcement, i hope you guys enjoy. And thanks for coming around :)