Showing posts with label Tyas Alfisa. Show all posts
Showing posts with label Tyas Alfisa. Show all posts

Wednesday, November 5, 2025

DND - My Latest Single

'DND' is out now. Terus terang, lagu ini kutulis sebagai refleksi diri dalam hubungan yang sudah di ujung tanduk. Emosi campur aduk, pergi dari rumah, diusir secara tidak langsung. Lagu ini juga cermin diri yang mengalami emosi tidak stabil. Bisa jadi terinspirasi dari pernikahan muda yang tidak bisa dipertahankan. Bisa, tapi ego.  

Pesan dari lagu ini sebenarnya adalah introspeksi diri dari semua keributan yang terjadi di dalam sebuah hubungan. "I need to fix things up for a while now". 

Perdebatan tak berujung itu bisa dihentikan dengan 1 prinsip hidup "life is too short to just argue". Hidup sementara, sedih sementara, senang sementara, kenapa kamu buat semua nya jadi menyedihkan? Semuanya pasti baik-baik saja kalau kita membuka mata, diam, dan menerima. Bagaimanapun DND adalah tentang menarik diri dari keributan, menyendiri, mengalihkan pikiran, nggak baca notif di handphone. DND adalah hak kita semua. Dan semoga di setiap kesendirian yang kita pilih, nggak akan pernah tumbuh benci tapi penerimaan. That's life.

Satu lagi anakku, 'DND'. A journey to be a better self.


Sunday, September 7, 2025

Artwork, Video Lyrics, Chords - 'Terbentuk'


Tidak ada benchmark dalam concepting dan releasing sebuah single. Sampai hari ini juga saya masih 'sesuka' hati. Sudah 1 minggu sejak rilis, Terbentuk tidak punya press release, berbeda dari single sebelumnya. Saya sadar, siapa lagi yang akan membahas kalau bukan saya sendiri? I made song for myself. Prinsip itu juga yang membuat rilisan ini tidak berpatokan. Hobi lama saya tiba-tiba muncul, tapi kekuatan untuk mengetik hampir pudar. Blog ini adalah salah satu safe place saya ketika saya sedang tidak memiliki kepercayaan diri untuk membuang 'sampah' ke manusia lain. Atau dengan kata lain, saya sedang menyendiri. Orang-orang asing yang butuh bacaan bisa saja menemukan saya lewat tulisan random saya di blog ini, setidaknya tidak akan ada kekecewaan personal atau harapan apapun yang tumbuh setelah dari sini.

Keluar dari opening yang sangat random, saya memakai foto rontgen kepala saya untuk artwork Terbentuk. Itu adalah hal paling personal yang pernah saya perlihatkan. Tidak akan ada yang tahu, saya hanya memberi tahu diri saya di masa depan kalau-kalau nanti saya lupa ingatan. Karena setelah melakukan DSA (digital substraction angiography) (Jun-2024) saya mengalami hilang ingatan singkat atau kesulitan mengingat kejadian jangka pendek. Mungkin efek obat-obatannya juga.

Tyas Alfisa - 'Terbentuk' Artwork


Terbentuk berisi sudut pandang dari 2 arah, orang pertama terhadap dirinya sendiri dan orang pertama ke arah orang kedua. Sangat sulit untuk memisahkan maknanya dan sebenarnya setiap orang akan memiliki persepsi berbeda di setiap lagu. Lalu, apalagi ?

Terbentuk - Spotify

Terbentuk adalah hasil perenungan dan kesadaran diri setelah 30 tahun, mengganti prioritas hidup secara dadakan. Sebenarnya sangat membuat sakit kepala saat sadar orang-orang yang kita prioritaskan selama ini tidak melakukan sebaliknya atau minimal mendengarkan pendapat kita. Kekecewaan itu wajar. Dan berhenti kecewa adalah yang paling berat dilakukan. Karena semua sign yang muncul selama ini sering diabaikan. Tidak berani sakit hati, tidak berani kecewa, memilih untuk memprioritaskan dan membantu selama 10 tahun ini itu adalah tetap pilihan hidup. Tapi saat kita memposisikan diri sebagai orang lain yang tidak punya banyak pilihan.. kita tidak bisa merasa begitu kecewa dan begitu tersakiti. Kurang lebihnya seperti itu. Pada akhirnya, prioritas hidup hanyalah pergantian objek. Kekecewaan akan terus muncul di akhir jika pola yang diterapkan adalah sama. Tidak bisa menghakimi, lalu mengalir begitu saja.

Terbentuk sudah tersedia di berbagai platform musik digital. Di produseri dan aransemen oleh An. Di tulis oleh Tyas Alfisa.

Terbentuk

CAPO 3


VERSE

F                      G

Dibungkam lagi

Am             Em

Berkali kali

Suaraku diabaikan

Lagi dan lagi

Membentuk diriku yang lain

Dan terjadi terus menerus

Terbentur, terluka, terbentuk

Ini tak seberapa 

Ku bisa


CHORUS

Jalan yang berkabut dan dingin

Merasa yang paling tersakiti

Masih banyak yang tak tertandingi

Perihnya, sakitnya


VERSE

Lihatlah dia

Tersenyum palsu

Menangis sendiri

Gelap, sepi

Membentuk dirimu yang lain

Dan terjadi terus menerus

Terbentur, terluka, terbentuk

Kau hebat

Kau bisa


CHORUS

Jalan yang berlubang dan terik

Kau tlah cukup lelah berlari

Tak berhak aku menghakimi

Perihnya, sakitnya


Terbentur, terluka, terbentuk

Terbentur, terluka, terbentuk

Kau tlah cukup lelah berlari


VIDEO LYRIC

Saya mengajak Dhini Sannisa sebagai model video lyric Terbentuk. Adalah salah satu teman baik saya yang sedang merintis karir sebagai muse MUA. Project video lyric jadi salah satu project pertamanya. 


Tuesday, July 1, 2025

Press Release - June 2025

 Tyas Alfisa Unveils Bold New Single “Everything’s Changing” – Out June 2025


Tyas Alfisa ft. Symptom - Everything's Changing [Artwork]


Balikpapan, Indonesia – Singer-songwriter Tyas Alfisa is set to release her latest single, “Everything’s Changing,” in June 2025, marking a bold new direction in her musical journey. The track is a collaboration with Aan — known by his artist name Symptom — a musician and producer based in Tarakan, Indonesia. The single is released under Bedroom Dweller Records, an independent label also based in Tarakan.

Known for her warm, introspective voice and gentle delivery, Tyas Alfisa explores a more daring and dynamic sound in “Everything’s Changing.” The song presents a contrast to her previous work, showcasing a bolder, braver energy while still retaining the emotional depth her listeners have come to love.

“I wanted to show a different side of my musical taste with this one,” says Tyas. “This collaboration with Aan allowed me to step outside of my comfort zone. I’m so grateful working with him and finally released this song after 7 years”

The track features lyrics written by Tyas Alfisa and CAS the Poet who also lends her voice to the song’s spoken-word part. Aan, who composed and produced the track, contributes vocals in the form of a powerful scream part — emphasizing the emotional intensity of the song.

With its unique blend of introspective lyricism and expressive instrumentation, “Everything’s Changing” is a sonic representation of transformation, both personal and artistic.

Release Date: June 2025
Label: Bedroom Dweller Records


 

Stay Connected with Tyas Alfisa:

Instagram: @tyasalfisa

Spotify: Tyas Alfisa | Spotify

YouTube: Tyas Alfisa

Tuesday, September 3, 2024

Single Baru! Minggu Ke2 September '24

What's up?

Don't let dreams just be dreams, lagu pertama yang berhasil kutulis tahun 2017. Yeap, 7 tahun berlalu, banyak yang ku pelajari dari songwriting, music production, mengerucutkan dan membentuk standard supaya tidak terlalu lebar. It helps me a lot. Ini juga termasuk progress besar-besaran yang aku lakuin akhir-akhir ini. Selain fokus medication, survive with wfh job, aku nggak pernah stop bikin musik. Banyak hal yang gagal tapi lebih enak kalo mereview yang berhasil. Itu nggak selalu tentang uang kan?! So, first skill unlocked, secondly.. i am still doing this, music and writing. 

Don't let dreams just be dreams terinspirasi dari film Sing Street. Punya nuansa happy sad dan pilihan chord yang simple dan lirik yang jujur. Lagu ini sebenarnya sudah sering dibawakan secara offline di beberapa panggung gigs lokal di Balikpapan. Bukan lagu yang banyak emosi, lebih cocok didengar saat bepergian, driving if you drive a car, because i am not haha

Don't let dreams just be dreams akan tersedia di berbagai platform musik digital di minggu kedua September 2024. Sebagai jejak dari proses pembuatannya, aku akan update di blog ini rutin, just for myself in the future. Kali ini artwork dikerjakan oleh artist asal Balikpapan juga, ipn.dd. So brilliant!




Sunday, November 19, 2023

My First EP 'Bloom' is Out!

I've just released an EP, the lyric videos are now available on my youtube channel. 'Bloom' means like a flower blooming and also means i'm not done yet (pronounce as 'belum' in bahasa Indonesia means not yet). 

Contains 3 songs including Restarting that i've been released on last March (2023), i think it has incomplete vibes because at the start, i want to make an album, so this EP is just like an intro of the story. But nevermind. 

Mostly, the songs production was done by me and Aan (Bedroom Dweller Records) and the rest was by me and my friend A.M (photos, videos, lyric videos). 

Hmm, i have no much words to say because i am literally so tired and happy at the same time, mixed feelings. But this EP is for myself. I remember i started to learn to write a song since 2015 and began to produced in 2017 and this EP itself planned to be produced since 2019. It was a long waits. The X factor is my production skills such as mixing and mastering is not that far, so it took some years to learn and know what i want. Because, most of time, what i listen to and what i make is totally different.

Now, it's worth it. Seeing that my things are done is better than hoping the progress runs well. I know both are important but i prefer to focus on the result now so i have to make the progress is run well.





BLOOM EP

  1. Restarting
  2. Bargain 
  3. Accompany Me

Track 1 - Restarting

Restarting is a song about me restarting my music life by believing that i can do the production alone and i don't want someone to change my plan, my songs, my anything in the progress time. And also i quit hoping that people or community will help me to produce and promote my songs. Because eventho i love my very first single 'If I Knew', it is just not like me. Not what i wanted, but it still sounds beautiful. The production is awesome. I can't lie. But yeah, Restarting is about me starting my own journey as a bedroom musician. It all began at my bedroom. This song was made in 2019 when i got a new job and moved on from the studio.

Track 2

Bargain is a song for my belated father. This is the hardest song to sing. For me it took years to reach the Bargain stage. I use the word from the stage of grieving. The song was made in 2020.

Track 3

Accompany Me is amazing song about my anxiety seeing friends in their hard times. Seeing friends in college and working all day. Trouble sleeping and all, thinking about being me to help them. 

Can We Call This As A Photoshoot ?

So, i have a few photos here to accompany my new songs. Though i didn't make a booklet, at least i can share some photos along with my songs online or through social media as well as i share it here. Hehe, i enjoy it and i hope you enjoy the EP too. Thanks for visiting around! 



Thanks to:
Aan from Bedroom Dweller Records
Ayu, my bestfriend. to help me making the videos and photos
Irghi, quality checks
Archguitars, for always technical support especially for my guitars, my main equipment.

I hope we can work in the future too.

Friday, March 10, 2023

Single Terbaru, Koran Online dan Perform di 2023

Tanggal 3 Maret lalu, saya rilis single terbaru saya 'Restarting'. Sebenarnya tidak ada ekspektasi atau harapan yang gimana-gimana. Malah press release baru buat di H-1. Memang bukan pertama kali merilis sebuah lagu, tapi sudah lama sekali dan kali ini saya masih mengurus ini itu sendiri. Kadang serabutan tanya sana-sini seputar perilisan lagu secara online. Zaman serba canggih, jadi lebih gampang walaupun sendiri. 

Diluar itu, saya berterima kasih banyak sama semua yang udah membantu secara langsung atau tidak langsung. Nggak ada pattern untuk nulis entry ini, hanya mau bersyukur aja, ternyata dibolehin Allah untuk tetap bermusik. Walaupun menjelang rilis, saya jatuh sakit. Di saat kepala mau terus berfikir dan menyelesaikan rencana, dikasih sakit kurang lebih dua mingguan. Karna lagu udah di submit lewat aggregator untuk nantinya di publish secara online di berbagai platform seperti apple music, spotify, deezer, resso, dan lain sebagainya.. Saya harus prepare walaupun minimalis. 

Hanya saja untuk publish di spotify, waktunya terlambat 1 hari dari tanggal rilis sebenarnya. Tapi nggak papa, all's good after it. Press release hanya saya share ke 2 media di balikpapan (dua-duanya instagram), dan 1 di jakarta (hanya iseng dan belum beruntung). Lalu ada kenalan yang sudah follow-followan cukup lama tertarik dan dm terkait untuk penulisan konten di koran. Saya langsung kasih press release ke masnya. Dan selang beberapa hari, beritanya sudah terbit di korankaltim.com

Dan itulah pertama kali saya masuk koran karna karya saya. That's my happiness.


Sekedar untuk pengingat di masa depan, saya nggak mau melupakan momen pertama ini. Link :

Restarting, Single Terbaru Tyas Alfisa Solois Balikpapan yang Doyan Tema Happy-Sad | Korankaltim.com

SOULACTION, 8 March 2023

Soulaction jadi stage pertama ku di tahun 2023 setelah akhir tahun 2022 memutuskan untuk nggak naik panggung dulu atau apapun secara tatap muka/offline. Tapi ternyata pikiran 'kesempatan nggak datang 2 kali' memang nggak ada salahnya nerima tawaran, apalagi berangkat dari rekomendasi temen. Thanks friend! All i have to say is thank you and make memories on this blog. I will share some photos.


SANDYAKALA ZINE RELEASE, 11 March 2023

Event kedua setelah Soulaction adalah perilisan majalah Sandyakala oleh 7 penulis perempuan Balikpapan, tanggal 11 Maret lalu. Terima kasih sudah mengundang di acara perilisan dan talkshow dalam rangka merayakan Women's International Day. 






Wednesday, August 28, 2019

my activities these days...

inspirasi

aku nggak mau bahas hal atau berita yang nggak aku kuasai atau baca secara mendalam, contohnya : pindahnya ibukota ke Kaltim atau ricuh di Manokwari beberapa waktu lalu. melainkan, update tentang diri sendiri. Berapa minggu lalu aku sempat ngeklik akun instagramnya Sal Priadi, ada yang tau atau suka ? Yang jelas, temenku Silvya suka banget sama Sal dan pas dia sering pasang story Sal, aku iseng klik dan nemu 1 postingan Sal yang isinya lagi ngobrol sama beberapa penulis. Yang isi captionnya begini :

"Beberapa waktu lalu, berbincang dengan cinta kami semua pak @damonosapardi , mba @fentyeffendy21 dan @ntsana, tentang banyak hal. juga ungkapan tsana di sini rasanya juga mewakili aku. "Males cerita ama orang, kalau nulis rasanya menyembuhkan", lalu aku minta toss.


ada juga aku membaca puisi bapak, ditemani si keren @rdtjk yang cepat tanggap meski persiapannya hanya satu hari.



jelasnya bisa disaksikan di youtube @narasi.tv"



postingan Sal yang menginspirasi bisa kalian liat disini : https://www.instagram.com/p/BylAn70HIia/

sebenarnya ini berkaitan banget sama aktivitas nulis di blogku. nulis itu nggak gampang, apalagi dengan postingan sebanyak ini. nggak mungkin aku ngerjainnya dalam semalam. butuh proses dan butuh pengorbanan. pengorbanan waktu adalah yang paling besar disini. karna bisa aja mood nulisnya muncul pas di waktu-waktu kurang tepat kayak lagi di tengah jalan, lagi ngendarain motor, atau pas lagi nonton suatu konser, di kafe, di pasar, di kamar mandi, dll. semuanya tentang proses. dan aku setuju banget kalau mba nya bilang nulis itu menyembuhkan. saat kita nggak punya teman bercerita yang tepat, rasanya nulis selalu berhasil. nulis itu adalah bercerita kepada diri sendiri. nggak ada perlawanan yang melenceng ataupun anggukan, bercerita ke diri sendiri adalah obat paling sederhana. nggak perlu pertentangan apapun dan tidak melelahkan.

manggung

hari Sabtu tanggal 24 lalu aku mengisi acara IT di Telkom Balikpapan. itu pertama kalinya aku sebagai solois nyanyi di acara indoor di siang hari. cukup pede karna udah punya gitar baru yang aku pikir pas untuk dibawa ke acara manapun dan kondisi apapun. Fyi, aku baru aja bulan lalu beli gitar akustik elektrik (lagi) yaitu Yamaha APXT2 Nat, gitar ini gitar impian waktu dulu 2014 sempat nyari keliling Balikpapan tapi nggak nemu. Ajaib sih dalam berapa tahun, harganya tetap, nggak turun. sedangkan UMK naik, jadi kemampuan untuk membeli bertambah besar, tapi sayang aku belinya pas udah berenti kerja. 

di kesempatan itu, mas Ibnu, foundernya Soundfren. Soundfren itu aplikasi keren untuk musisi professional untuk bertemu dengan event, bertemu musisi, bertemu creator, dll. Mas Ibnu ngasih masukan supaya lebih interaktif dengan penonton dan siapapun yang hadir. Ini PR berat buat para introvert ya? karna aku ngerasa ditembak langsung wkwk. berat banget, apalagi aku yang aslinya pendiam dan lebih suka nulis ini. tapi itulah tantangan nya musisi baru. walaupun nggak baru2 amat sih. cuma yaa.. yaudahlah, emang berguna banget ya kalo kita punya ekspektasi rendah, i mean, nggak usah berharap di puji dulu. yang penting tiap penampilan aku berusaha untuk maksimal. nggak mungkin nggak ada cacat/kurang tapi aku suka prosesnya. sama kayak menulis, menyanyi, ataupun tampil di publik itu nggak mudah, nggak sulit. 

hmm, terus apalagi yaa...
oh iya! jadi kegiatan tiap minggu, aku ada latihan bareng Yogie dan Azi untuk project soloku. semoga bisa cepat masuk studio ya buat rekam semua lagu, totalnya ada 5 lagu. sebenarnya sering aku bawain pas manggung, cuma masih belum tertata dan mau di aransemen ulang lagi. semoga nanti kalian suka!

ini foto pas di acara IT kemaren. namanya DILo Hackathon Festival 2019.


my sixteenth guitar
di acara waktu itu pertama kali aku pake gitar baruku. gitar yang sebenernya dulu sempat aku pengenin banget di 2014. jadi, 2014 kayak titik balik pertama ku, "i want to, i had to do this!" kalau waktu itu gitar ini ada dijual di Balikpapan, pasti udah jadi gitar ku yang ke-6. dulu, aku juga sempat pinjam gitar temen untuk English Camp. gitarnya masih aku pinjem sampai setelah camp, mungkin sehabis itu aku jadi kepengen punya gitar lagi, jadinya aku beli yamaha kw di toko sport, cuma 200 ribuan terus aku jual lagi 200. nggak rugi :D

jadi, gitar ke 16 ku dan sepertinya jadi gitar satu-satunya yang ku punya akhir tahun ini, Yamaha APXT2 Natural. aku lepas Cort Earth 50 di Agustus dan (modified) Squier Telecaster Affinity di September. such a sad moment but the great thing is when you can maximize the minimal thing.

Wednesday, July 31, 2019

Akhirnya Manggung..

Lumayan lama nggak perbaruin entri di blog, padahal berapa minggu terakhir udah resmi nganggur. Tapi skip aja cerita kenapa dan gimana bisa jadi penganggurannya ya ? Menurutku, itu bukan hal tabu lagi bukan ?

Aku inget banget 2 tahun lalu pas sebelum aktif kerja, aku sering nonton konser orang atau nggak sengaja liat event musik di mall/di suatu tempat gitu. Emang belum pernah mikirin gimana proses di belakang event itu sendiri, tapi seringkali tercetus di kepalaku kalimat-kalimat seperti ini :

"Keren ya mereka", sembari memperhatikan aksi panggung si bintang tamu dengan seksama. #tsah kayak nulis novel aja sekarang bahasaku -_-

atau 

"Pengen deh nanti suatu saat nyanyi atau jadi opening suatu band gitu".

dengan sambungan 

"....pastikan musisi/band lokal yang bakalan di undang, ya kan?"

Dengan gampilnya tercetus kalimat dan keinginan kayak gitu. Karna ya emang aku nggak tau apa-apa soal manggung. Persiapannya juga aku buta sama sekali. Yang aku tau, aku bisa main gitar, aku bisa nyanyiin lagu orang dan well done! Tapi ternyata aku SALAH.

***
(bah ini ciri khas cerpen banget nih bintang 3 kali)

2 tahun berlalu, aku sibuk sama kerja, sesekali upload cover lagu di Youtube sama Instagram, lumayan naik juga profile visit ku. Maklum, penasaran gimana rasanya di tengok banyak orang. Aku juga mulai menyelesaikan lagu-lagu yang sebelumnya aku tulis tapi masih gantung. Aku coba untuk mengurutkan dari yang awalnya cuma dapat chorus jadi ada versenya atau sebaliknya, sampai akhirnya lengkap.

Di akhir 2017 aku dikasih kesempatan untuk kenal sama kak Enkga. Nah dia itu yang mengenalkan aku ke Boardlab. Studio. Merupakan studio rekaman tapi nggak terbuka untuk umum. Nggak tau kapan bukanya, yang jelas sampai sekarang, cuma dibuka untuk sekitaran kenalan mereka aja. Singkat cerita, aku kasih tau mereka kalo aku punya beberapa demo lagu dan salah satunya yang berhasil di rekam dan di rilis itu 'If I Knew'. Setelah perilisan bulan Januari 2018 itu. aku di undang di perilisan EP nya Irine Sugiarto. Sempat juga promo di radio sekalian sama promo lagu featuring talentnya BDB. Bisa dibilang sedikit aja sih manggungnya.

Tahun 2019 ini lumayan, udah 3 kali manggung bawain lagu sendiri. Keren aja gitu kalo punya jadwal manggung hihi.


  • Record Store Day Balikpapan - April 2019
  • Talkshow Music at Damang Cafe - Juli 2019
  • Resya Arva's EP Launching - Juli 2019
  • Urban Scape at Lay's - August 2019


Ini ada dokumentasi pas jadi opening di perilisan EP Resya kemarin. FYI, Resya ini musisi lokal Balikpapan yang sekarang lagi menempuh studi S1 di UPN Veteran. Kebetulan lagi libur semester, dia punya ide untuk bikin lagu dan jadilah EP dia yang berjudul "Semester Break". Salut banget sama anak muda satu ini. Umurnya baru 18 tahun udah punya karya dan udah berani ngadain acara rilisan. Salut!

Tyas Alfisa performing at Resya Arva's EP Launching




at Klandasan Coffee

Friday, July 12, 2019

Tyas Alfisa - I Like Your Style (Official Lyric)

"I Like Your Style"
by Tyas Alfisa

i have watched you many times
walking, leaving me behind
you have watched me many times
coming back and asking you why

is it really important ?
to just keep it yourself
in fact we'll always be back 
all the times

i like your style
you like my style
i like your style
you are my style

all of this pretty mind
our lost dreams in the past
clarify, wasting time
we just stay cool all the time

you're the best combination
of love and loss

i like your style
you like my style
i like your style
you are my style

we're the best combination
of love and loss
(i like your style)

Tuesday, June 25, 2019

My Official Facebook Page

Hey, counting days for my mini album debut, I want to upload some new cover videos on my YouTube channel. Also, I want to share my official FB page, it's the new one because I don't have any personal FB account anymore. So, please like my official FB page here Tyas Alfisa Official. I hope in the next time, I will have more live performance and I want to sing outside the city and even province. Please like, share, and also subscribe my channel. Thanks so much!

Tuesday, June 18, 2019

hai


jadi, aku lagi coba self-promotion nih
karena (mudah-mudahan) sebentar lagi bakal ada yang baru 
rencananya akan di rilis secara fisik dan digital juga 
sama sekali nggak mau mengabaikan ego sendiri 
kali ini pure, yang akan didengar orang 
yang akan dibaca orang lain 
yang akan dinilai oleh orang lain
it's my real self



Friday, July 6, 2018

Nyanyi di Launching Album Irine Sugiarto

Irine Sugiarto, Altokumulus Kelabu EP


pertama kali perform sebagai solois Indie. 


Akhirnya yang aku tunggu-tunggu selama ini terwujud. Tetap dalam ekspektasi dan keinginan. Saya diundang untuk jadi opening act dalam rangka peluncuran mini album Altokumulus Kelabu oleh Irine Sugiarto. Selamat yha Irine! Nggak nyangka awalnya cuma ngefans. 

Nggak bisa nulis banyak karna speechless. I share some photos here ;)

alief, irine, tyas

aliefnoufals

adhy rhimosan

tyasalfisa (me)

Benda (Destinasi Timur)


Dede Rukaa, Benda

Irine Sugiarto

Monkeydee, Rion Juckz




Thursday, July 5, 2018

Finally i have my own logo

I just designed my own logo/name. 
Cause two days ago i got an email and i have to send them my logo for a T-shirt maybe.
So, finally i have my own logo. 
I think for you guys who want to make one for yourself especially if you're a blogger or artist.
Make a simple one, depends on your character. Go ask some friends whether they can help. Unfortunately, i prefer do it myself so it will be simple, still.

Just want to write a new post, haha. 
Hope you don't mind it.

XO




Thursday, March 15, 2018

Tutorial Edit Vokal Untuk Cover (Simple)

Hai! Long time no see post (about how-to). Sekarang saya pengen share tentang gimana caranya saya bikin cover di YouTube dan Soundcloud, juga di Instagram. Karena sering dapat pertanyaan seputar hal teknis dalam membuat cover, saya mutusin untuk nulis detailnya disini ya. Di YouTube tuh banyak banget, sangat banyak! video tutorial how to get great vocal, how to edit vocal, how to get HD quality cover, etc. Dan saya sederhanakan seperti dibawah ini nanti. Mungkin nggak semuanya, tapi kalau untuk cover saja, cara yang saya berikan ini sudah cukup. Beda halnya kalau temen-temen mau yang sound like a pro. Disini nanti kalian bisa baca pelan-pelan dan langsung mempraktekan gimana caranya rekaman amatir ala saya. Yang bener-bener nol budget. Gak mahal, gak ribet. Yang ribet itu saya, yang merangkum jadi satu dan menyederhanakan dari sekian banyak tutorial yang saya baca/tonton.

Gear & Software
Biasanya saya selalu mencantumkan gear dan software apa yang saya pakai di video cover. Dan Alhamdulillah, alat-alat yang saya pakai dan juga software nya selalu berkembang/berubah ubah sesuai kebutuhan. Tapi mostly, saya pakai punya saya pribadi. Nggak nyewa studio atau pinjem temen. Jadi saya lumayan hafal nama-nama gear yang saya pakai dan saya selalu rekomendasikan yang menurut saya pas.

Ini list gear yang pernah saya pakai :
Guitar : Cort AF510E, Cort L300VF (tidak ada di channel saya), Cort AF510M, Anderson AFE12N 1/2, Fender Stratocaster Pink Custom. Sekarang saya pakai Telecaster Cabronita Custom, tapi belum buat cover.

Microphone : Samson Go, Samson C03U, Excelvan BM-8000, Taffware BM-800, Shure Beta A58 (KW).

Audio Interface/Soundcard : Focusrite Scarlett Solo, Behringer U-Phoria UM2.

Camera : Xiaomi Redmi Series (saya lupa. saya selalu ganti2 kamera, dari Xiaomi keluaran pertama sampai saat ini saya pakai Redmi 5A). Kamera pernah pake Nikon P520, Nikon 9900, sekarang pakai Sony HX90V.

Audio : WavePad, MixPad, Adobe Audition 1.5, Adobe Audition CS5, Adobe Audition CC.

Beatmaker : MuLab

Video : VideoPad, AVS Video Editor, Wondershare Filmora, Sony Vegas Pro.

Saya tidak pernah menyesal membeli dan mencoba semua peralatan yang saya punya. So, it means.. semua yang pernah saya pakai, itu bagus. Sesuai kebutuhan. Semua barang yang ada di dunia ini bagus, JIKA sesuai kebutuhan. Dalam hal rekaman, lebih tepatnya, audio interface. Banyak banget yang nanya “kak, soundcardnya apa?” Dan saya selalu menjawab 2, focusrite solo & behringer um2. Karena saya cuma pernah pake 2 merk itu saja. I think behringer um2 is the best budget soundcard now. ‘Cause i did a research before LOL. Always do.

Soundcard dan Mic, 2 benda yang sering dipertanyakan. Karena TBH, harganya sama-sama nggak becanda. Kalo cewek mungkin mikir ya beli soundcard apa beli tas or baju or makeup. But i don’t think twice for what i like. Malah kebalikannya. Saya mikir berapa kali kalo mau beli tas, makeup, or the other girls’ things. Saya lebih tertarik ke buku-buku, alat musik, dan SENDAL. Yassss, I’m a sandal gvrl. Anyone here the same ? 

OK, langsung liat tutorial di bawah ini ya. Thanks for staying here. Have a fun recording!

Disclaimer : Perlu diperhatikan tutorial di bawah ini murni hasil percobaan saya pribadi. Saya belum professional di bidang ini, *amateur. Jadi, benar apa belum langkah-langkah saya mohon di maklumi. I’m still learning tho.

ADOBE AUDITION CS5 

  • Buka Adobe Audition
  • Klik Multitrack > Template (Sesuai Kebutuhan)
  • Atur input dan outputnya
  • Setelah itu, tes dulu apakah suara mic dan instrumen sudah masuk. Kalau sudah, ready to record.
  • Setelah take instrumen dan vokal selesai, aktifkan efek di rak efek
  • Pilih Special > Mastering
  • Nah untuk bagian ini optional. Bisa mainkan sesuai selera dan kebutuhan. Geser-geser aja sampe kedengeran enak di telinga, di headset, di speaker, di rumah tetangga
  • Selanjutnya, biasanya saya tambahin efek lagi. Klik 2 kali di audio yang sudah di rekam tadi. 
  • Tahan tombol Alt+A 
  • Ke Effects Filter & EQ > Parametic Equalizer > Vocal Enhancer

  • Dah itu aja. Untuk efek lainnya, bisa kalian coba sendiri yaa... Selamat berkarya ;)

Monday, November 10, 2014

My Body, Shocked!

I've been working during these 3 weeks, but it's so weird. I forgot about each thing happened at the last 2 weeks, it's quite normal activities at office. However, i feel i've done and learn many new things. One of them is joined to karaoke contest ( lomba karaoke Pasar Segar, Balikpapan) on 8-9 November 2014. I came in final show with other 10 finalists and got rank 6 =D haha.

I think that i could do better than today, but it's always okay. I don't really force my recent ability on singing. Cuz i did not practice enough and professionally. 


I sang Adele - Hiding My Heart and Happy by Pharrell William at the final show.