Wednesday, June 27, 2018

Rasanya Jalanin 2 Dunia

Wow, judulnya a bit scary nggak ?

Hi, it's been a long time since  i'm not writing about Mind & The City or my personal thoughts about life. Sebenarnya, Mind and The City itu sangat membantu aku untuk flashback apa aja yang udah aku lakuin di kota ini, Balikpapan. Dari tahun ke tahun, dari masa sekolah ke masa kuliah terus sekarang kerja. Aku ngerasa belum ada perubahan yang signifikan, walaupun tetap ada perubahan di point tertentu. TAPI aku juga ngerasa kalau makin kesini makin susah ngelakuin kayak apa yang aku lakuin dulu. Misalnya kayak ngeblog seminggu berapa kali gitu. I missed myself. Don't you guys lose yourself too ?

Jujur, aku udah ngelewatin masa-masa yang berat di fase yang sekarang. I'm 24 right now. Dan masih, kayak waktu itu terlalu cepat berlalu tapi apa yang kita lakuin itu kayak gitu-gitu aja. There is no goals after goals padahal kita tetep perlu goals sekalipun ditempat yang nyaman.

Sekarang aku kerja di perusahaan swasta, perusahaan yang dulunya aku pikir aku nggak pernah bisa masuk kesana. Masuk aja nggak bisa apalagi kerja. Ya nggak ? Tapi gini. Kalau misalnya kita amalin deh, obrolin atau minimal tulis deh apa yang kita pengen. Aku percaya banget, kalo itu semua satu-persatu bisa terwujud. Dikabulkan sama Allah. Just like what i said to myself one year before. Waktu itu aku dijalan, heading somewhere gitu. Terus aku ambil keputusan untuk berusaha mencapai 2 goals. Cuma DUA dan itu garis besar doang. Aku bilang dijalan waktu aku naik motor gini "Aku mau secepatnya dapat kerjaan tetap dan sampingan". 

Gitu doang. Dan yang tau apa itu kerja tetapnya, cuma Allah. Kerja sampingannya, aku yang tentuin. Entah itu dibayar atau nggak, yang jelas aku bebas ngelakuin itu atau lebih spesifiknya, berkarya. Kayak tetep nulis blog ini, bikin musik, main musik, manggung-manggung, jadi solois, nulis lagu. Wow. Itu semua kayak udah bertahun-tahun aku latih. Aku terbiasa jadiin semua itu pengalihan yang positif. Untuk blog ini aja, sebenernya aku punya banyaaak banget goals. Kayak misalnya tiap minggu harus posting sesuatu. Entah itu chord lagu baru, review barang atau review tempat/somewhere in Balikpapan atau cuma sekedar posting foto, since i love Photography. Kayak dulu deh. Tapi sekarang semua nya masih ada di Draft. Aku masih sangat berharap aku bisa selesaikan satu-persatu, pelan-pelan.

You know what ? Aku beruntung banget, bisa balik nulis gini. Nggak megang handphone. Balik kayak tahun 2014, dimana aku bener-bener bebas. Alm.papah masih ada, dan it was okay that i choose to write anything here. Belum kerja. Dan inget banget tahun itu bener-bener kritis berpikir bahwa kerja untuk orang lain itu hal yang buruk. Aku bisa ngelakuin lebih daripada itu. Kayak jualan, nyanyi di kafe or something else. Aku bangga sih ngeliat diriku di tahun itu. Keras kepala, tapi keras dengan hal yang baik, berpikiran lebih daripada orang yang lain yang seumuran aku. Dan kalau dulu aku nggak ngelakuin semua itu, pasti nggak akan ada Tyas yang sekarang.

Soal kerjaan tetap, Alhamdulillah. Semua sudah ada jalannya. Semua sudah diatur. Aku yang dulu nya ragu, bahkan sampai sekarang masih ragu. Ragu banget saat harus mengambil keputusan. Apalagi soal kerjaan, karna sudah dari 2012 aku kerja tapi belum pernah dapet tempat yang nyaman dan kerjaannya emang sesuai kemampuan aku. Maksudnya, kita memang seharusnya mengerjakan sesuatu yang sesuai sama ability kita. Jadi bisa percaya diri dan juga stress handling nya gampang. Paling ya cuma time management yang harus aku perbaiki sekarang. Kalau kerjaannya, Alhamdulillah lancar. It's ssssoooo me. 

Nggak tau kenapa makin kesini makin berat cobaannya. Karena setelah dapat 2 GOALS tadi. Kerjaan tetap dan sampingan, ternyata tuh tetep harus nentuin sesuatu. Priority. Ternyata setelah ngejalanin keduanya, bukan berarti itu berakhir. Semua orang yang ada didalamnya, pasti expect something better from myself. Pasti. Aku mungkin udah 2 kali nangis karna 1 hal. Manajemen waktu dan mengecewakan orang lain. Karna emosi dan ketidaknyamanan yang kutahan itu, aku jadi nya kayak mau meledak dan akhirnya cuma bisa nangis.

Jadwal aku ke studio itu biasanya di hari Jum'at, kalau nggak selesai, Sabtu & Minggu nya pasti kesana juga. Bisa bayangin kan, aku nggak punya waktu untuk refreshing kayak orang lainnya. Misalkan ke mall, ke pasar. Aku suka banget ke pasar. I used to help my mom, every single day. Jadi, kalau mamah ada jaitan banyak, aku yang ke pasar/ngurusin bagian dapur. Jadi, aku udah mulai rekam single If I Knew sejak Oktober 2017 dan rilis di Januari 2018. Selama Oktober sampai Januari itu aku terbiasa pulang malam banget setiap weekend. Dan paginya harus kerja, sampe-sampe sering telat dan dapat warning. But that's a life guys. Priority. Dunia yang kujalani ini menurutku hal yang jauh berbeda. You are not a star at your work. Remember that. Prestasinya berbeda. Cara kerjanya berbeda. Nggak bisa kamu samain  kebiasaanmu didunia musik atau dalam berkarya yang membutuhkan semua elemen hidup LOL kayak emosi, power, feelings. Di tempat kerja, semua itu harus imbang. Malah elemennya udah beda banget.

o o o

I love my main job, but i can't live without my side job, which is.. my interests, my hobby. Dan nggak ada satupun orang yang akan atau yang berhak nentuin mana prioritas kamu. It's all depends on you. 

Aku kemarin-kemarin ngerasa ngeluh itu nggak perlu, Tapi kalo kita ngeluhnya dengan cara yang berbeda, pengalihan, pencarian, atau taking back yourself to your comfort zone. It's okay. Selama nggak ngerugiin orang lain. Dan ini caraku untuk taking back myself, pengalihan dari hal-hal yang negatif. Daripada aku stress lalu ngelakuin hal yang mainstream. Kayak lately i was thinking of smoking, drinking or anything bad. Tapi semuanya digagalkan sama hal-hal yang menyenangkan kayak baca buku, nulis blog lagi, dan a good news, i'm starting to make a VLOG. Dan bakalan aktif (harus) upload video di YouTube. I wanna be myself cause i can. 

I'm going to give a world my baby InsyaAllah at the end of 2018. I'm going to make an EP!!! So excited. Jadi ini aja. Ini juga udah cukup panjang. There's nothing i can do except writing and writing. Cause it heals me. The most effective way beside Praying. Have a nice day guys, and be grateful. XO

Sunday, May 20, 2018

appreciate

/ appreciate /

appreciate more
what's around
you can take what you wanted
but remember to give some 

take & give
sometimes people forget
they only want to take what they deserve
without even thinking what they could contribute for

respect more
respect what people think
what others do
we don't need to judge too much 
honestly, you can live well without judging 


Thursday, May 17, 2018

finally..

/ finally /

Finally one of my dreams becoming true
I remember when i was in high school
And even some years before it
When i was in junior high school
And even since i was started my first year
I was 5 when i entered the elementary school

I moved to the other cities
With my heroes
Mom and Dad
My little brother, Novan
And I remember when my mom gave us a big happiness when Novid was born

My eyes're teary
My head's dizzy

I feel i'm alive with all the pains i left last night
That i have to forgive myself
All of my sins and all of the mistakes i made
They are a good people around me
I will never blame anyone

Finally..
One of my dreams becoming true
They helps me, so
Why did i blame everyone ?
Why do i have to complain ?

Please, don't blame my feelings
I never lied
I want to love everyone
And please don't change it
I will stay like this
And i will always changing
But my love stay inside

I used to be like this :
"I have a dream to be a writer someday"
(Seeing my name printed on one of books at Gramedia)
"I want to feel the euphoria"
(Singing in front of many peoples)
"I want to work in international company"
(My mom and my people are happy now)
"I will be better"
(I keep re-arrange all the dreams and speak it to my close people)

I know
These days my head thinking so random
But i know i'm heading the brighter days
One by one
Day by day
Just believe in yourself
The final result won't betray your effort

Sunday, May 13, 2018

Biaya Hidup di Balikpapan 2018

So, this time i want to share about living cost in Balikpapan. FYI, i don't live with my mom anymore so, that's why i want to give a detail for you who want to live here as an employee or student. Tapi bukan untuk kos-kosan. Karna saya belum pernah ngekos sebelumnya.

So i rent a house with 1 bedroom, 1 bathroom, a kitchen, terrace (teras). Jadi saya nyewa 1 rumah. Itu seperti rumah susun tapi cuma 2 lantai. Di lantai 1 ada 6 rumah, di lantai atas 6 rumah. Dan bayarnya perbulan. 

Lokasi rumah saya itu di tengah kota banget. Jadi, strategis mau kemana aja gitu, terjangkau dan mudah. Walau agak sulit karna untuk di daerah Balikpapan Tengah kebanyakan rumah itu masuk ke dalam gang kecil, ada juga gang yang besar tapi mostly kecil. So, kalau misalnya kita lebih sering bepergian menggunakan transportasi umum kayak angkot or taksi, harus extra power jalan kaki ke rumah yang medannya itu biasanya nanjak. Tapi, kalau yang udah hafal gimana Balikpapan yang literally emang banyak gunungnya, ya pasti akan terbiasa. 

Kenapa rumah sewa bukan kos ?
Karena barang saya lumayan banyak dan saya lebih suka kalau punya privasi sendiri contohnya saat masak. Karna kalau kos, otomatis dapurnya dan kadang toiletnya sharing gitu. That's it.

Saya sudah tinggal sendiri sekitar 6 bulan. Perbulannya itu untuk rumahnya sendiri Rp 1.000.000 sudah include air. Listriknya beli token sendiri biasanya habis 200-250 ribu/bulan. Fyi, alat elektronik yang saya pakai antara lain kulkas, mesin cuci, laptop, hp, kipas angin, setrika dan lampu. TV ada, tapi rusak. Jadi lebih banyak pake listrik untuk ngecharge.

Untuk biaya makan, bensin dan lainnya saya ga tentu. Fixed expense cuma di rent fee sama listrik. 
Kalo untuk makan biasanya saya cuma beli ikan 1 kg misalnya 30 ribu itu untuk 3 hari sisanya bisa telur, bisa yang lain.

Jadi kalo 1 bulan 4x beli ikan habisnya 120 ribu.
Biasanya di awal bulan saya juga beli beras 5 kg itu kira2 65 ribu.
Air galon 5 ribu, biasanya isi 2-3 kali aja sebulan. 
Bensin 1 bulan kira2 100 ribu (murah amat aha)
Kuota data 1 bulan kira2 100 ribu.
Dan lainnya depends sama kebutuhan sih.

Untuk bensin dan makan siang saya di tanggung perusahaan jadi lebih ringan.

So, that's all i guess. Untuk fixed expense per month totalnya adalah Rp 1.600.000,00
Wow!

Okay, that's it. Life is a struggle guys. Enjoy that

Saturday, May 12, 2018

Mr. Headbox !!

Rasanya Nyanyi Bareng Mr. Headbox

Biasa aja
Iya, biasa aja 
Terus ?
Hahaha

He's very humble, friendly, so kiiind for me. And what else ?
This is not my first time singing with my friend but this time the atmosphere is really different. Simple principal. I like his simple style and thoughts about music. And i like that he keeps supporting others and keep creating new things. He's positive.

And about this cover. I hope i can do it continually like i did before. So, it's such a comeback. I know right, i will never stop doing these stuffs. Hope you enjoy what i made. Give comments, and requests ;) 

Aaand like always
Have a nice day!



Thursday, April 19, 2018

13. Mind & The City: TALK ABOUT DREAMS

Dreams and life are always connected. When we have a dream and wanna make it come true, just take the actions. Dreams with no execution is impossible tho. It's okay to speak out our dreams. Maybe with discussing it to a friend. For me, it always works. Talk about dreams is like praying. It's the best way to ask and God will always help. 

One month before i work for Thiess, when i was on my way to the market with my mom. I was texting my sista on WhatsApp. I texted "I will get better job so we could shop fruits & vegetables together". 

And she replied "Nice idea!"

I knew i was both telling my hopes and praying at the time. I remember another one. When i was on my way to.. (i forgot). Mostly i'm thinking about something when i'm riding my bike.. So i told myself that "i will get my main and side job, so i will get busier and that's all i wanted."

Alhamdulillah, it happened just like my prays. I didn't expect too much on it. I just keep it simple. And anything goes well during these 6 months.

Friday, April 6, 2018

Q&A Symptom

Symptom (Aan Connolly) 2018

Jadi, kali ini saya mau share sesuatu yang baru, yang belum pernah saya lakukan sebelumnya. Yaitu wawancara. Baik langsung dan tidak langsung (oke fix, ini baku sekali). Symptom adalah artis pertama yang saya tampilkan di sini. 

Sebagai solois indie, saya juga ingin mengapresiasi solois dan band indie lainnya. Banyak sekali artis/band yang ingin saya tulis di blog ini tapi terkendala komunikasi. Saya kurang nyaman jika tidak terlalu akrab. Nah, dengan memulai topik yang baru ini, saya mencoba untuk rutin mewawancara dan mengeksplore kegiatan anak muda disekitar saya. Terutama yang positif, sehat dan menginginspirasi. 

Langsung aja kita kenalan sama Symptom ya ?

Ide asal nama Symptom ?
"frankly, aku ngambil nama symptom itu landasan nya cukup menjurus ke hal pribadi. Well, literally symptom memiliki arti gejala, indikasi dari suatu penyakit dan aku yakin 100% di dalam tubuh ku ada sesuatu yang aku sendiri lebih memilih untuk tidak menelusuri nya, tapi aku merasakan gejala itu, biar aku keep sendiri aja apa itu. Jadi aku memakai nama symptom itu karena hal pribadi ini, hal yang selalu membuat aku berfikir bahwa aku tidak punya hari esok, jadi aku harus menghasilkan sesuatu hari ini. Gejala ini yang terus memotivasiku."

Genre musik Symptom?  Secara keseluruhan, apa konsep utama dari album Symptom ?
"Di debut album EP ini, aku lebih cenderung meluruskan hal hal gelap yang selama ini aku rasakan, mulai dari penolakan, ocehan, direndahkan, cinta, kawan, musuh. Jadi konsep keseluruhan album ini ku rasa tentang sisi negative hidupku."

Kapan rencananya album Symptom akan rilis ?
"rencana nya akhir tahun ini, ini masih proses pengerjaan."

Siapa pengaruh terbesar dalam bermusik ? Sebutin 3 dan mengapa ?
"Amelia, Kurt Cobain, Tom Delonge
Mereka memiliki latar contrast satu sama lain tapi mereka menginspirasiku utk menulis lirik, Kurt dengan lirik nya yang kompleks tapi menusuk,karakternya yang apa ada nya selalu membuatku santai pada orang, siapa pun itu, aku tak segan, bahkan artist yang menurutku beken sekalipun aku biasa saja, karena kita semua sama, musisi. Tom dengan gaya Bahasa yang sederhana, rumahan, mudah di mengerti, slenge'an. Dia memotivasi lirik ku yg bebas, memaki, menyumpah, its okay, its art dan Amelia wanita yang membuat aku menggilai Shoegaze, dreamy, music nya yg membuat aku lega, serasa melayang  tapi sadar, karakter mixing vocal seperti  echo tube, reverb. Walaupun sebelumnya Tom mengenalkan aku karakter ini lewat Angels & Airwaves, tapi amel lebih soft, kena dihati. Well over all, aku selalu terispirasi dari musisi musisi muda, Hayley William, Emma Bernache, Dll."

Opini kamu tentang anak muda di sekitarmu 
"they are just fine, aku selalu support musisi local, anak anak muda yang berkreatifitas tanpa henti, membuat perubahan dengan teknologi yang semakin wah, mudah di dapatkan. Hanya saja aku lebih respect ketika mereka bias menghasilkan karya, apapun itu."

Opini tentang musik di Tarakan
"baru baru ini sih Tarakan bias menikmati music secara keseluruhan, I mean all genre. Sebelumnya, disini monoton, itu itu aja komunitas music nya."

Apa ada project lain selain Symptom ?
"Ada, projek utama ku NEVERMIND, sebernya SYMPTOM ini side projekku, projek malas bertanggung jawab, sisi lain dari kepalaku."

Saran Symptom untuk berkarir di bidang musik ?
"Apapun itu music nya, harus berani, pede, jangan berhenti, lanjutkan. Berkarya, hasilkan sesuatu, ikuti hasrat mu dalam bermusik, jangan pernah menyerah. Semua juga dari bawah, dari nol. Jadi go ahead aja!"

Satu quote favorit Symptom
"you never meet the right people at the wrong time because the right people are timeless."