Search This Blog

Tuesday, August 30, 2016

Edu Wisata di TPA Sampah Manggar, Balikpapan

Saat ini saya menetap di kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Terhitung sejak tahun 2011. Menurut saya, kota ini adalah kota paling nyaman yang pernah saya tinggali. Selain bersih dan aman, pemerintah kota juga terus melakukan berbagai Inovasi Daerah. Berbicara tentang inovasi, beberapa waktu lalu Balikpapan baru saja meraih penghargaan sebagai Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Inovatif 2015 tingkat kabupaten/kota. Tentunya menjadi kebanggaan bagi penduduk kota Balikpapan juga.

Ada banyak inovasi yang telah dilakukan di kota ini. Ada inovasi di bidang pendidikan, IT, budaya, maupun kesehatan. Salah satu inovasi yang menarik perhatian saya adalah produksi sampah menjadi gas metana, tepatnya di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Manggar, Balikpapan, Kalimantan Timur. Namun, tidak hanya itu saja. TPA Manggar merupakan kawasan eduwisata yang memiliki banyak fasilitas. 


Sudah barang tentu dalam bayangan masyarakat awam tempat pembuangan akhir identik dengan pemandangan tidak enak dan bau tidak sedap dari sampah, tapi TPA ini ternyata tidak seperti yang dibayangkan. Saya sempat berkunjung kesana saat menghadiri perayaan Family Day suatu perusahaan. Rupanya mereka menyewa tempat ini untuk mengadakan berbagai perlombaan dan perayaan. Memerlukan waktu 30 menit berkendara dari pusat kota menuju TPA sampah Manggar yang berlokasi di Jl. Proklamasi RT. 36 Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur. Sesampainya disana anda pasti tidak membayangkan bahwa TPA ini lebih terlihat seperti taman kota.

Pintu masuk TPA Sampah Manggar
Setelah memasuki pintu gerbang TPA, suasana nya rindang karena di pinggir kanan dan kiri banyak pepohonan serta tanaman. Ada berbagai fasilitas yang diberikan di TPA Manggar ini. Ada mobil eduwisata yang siap mengantarkan anda berkeliling kawasan TPA. Mobilnya memiliki slogan unik, bertuliskan :

"Mendengar namaku memang Jelek, Jorok dan Bau Tapi Aku tidak seperti itu.
Mau Bukti ..... Silahkan ke Tempatku"

Adapun jalur motor ATV, gazebo pembibitan tanaman dilengkapi dengan track refleksi, dan ruang terbuka hijau outbond. Adapun Gallery Center yang didalamnya terdapat hasil kerajinan tangan dari daur ulang limbah sampah.


Gazebo, area pembibitan
Area terbuka hijau
Manfaat terbesar yang dihasilkan dari pengolahan sampah ini menurut saya adalah produksi gas methane dari sampah. Seperti yang di ketahui Metana (CH4) adalah gas rumah kaca non CO2 yang relatif kuat bertanggung jawab pada pemanasan global. Metana di buat secara alami oleh berbagai macam mikroorganisme. Gas methane (metana) sendiri memiliki banyak fungsi untuk kehidupan sehari-hari. Diantaranya adalah :
  1. Sebagai pembangkit tenaga listrik
  2. Sebagai bahan bakar untuk memasak (biogas)
  3. Bahan pembuatan pupuk
  4. Sebagai bahan bakar kendaraan
  5. Sebagai bahan pembuatan ban
Pemanfaatan Gas Methane melalui pipa air ukuran 1 inci
Kini, dari produksi gas metana, UPTD TPA Manggar mampu memberikan tambahan pasokan 20.000 watt listrik dan juga telah di nikmati oleh 153 KK (kepala keluarga) di sekitar TPA Manggar untuk keperluan memasak. Gasnya disalurkan melalui pipa berukuran 1 inci. Harapannya, fasilitas ini dapat di nikmati sekitar 500 KK. Jalur pemipaaan sudah tentu harus terus diperluas. Kabar Baiknya, kawasan TPA Manggar juga akan di bangun sauna berukuran 4x4 meter yang akan memanfaatkan energi panas dari gas metana dan limbah kayu sebagai konstruksi ruangannya. Pembangunan steam sauna diharapkan akan selesai tahun ini sebagai inovasi terbaru, untuk menyambut tim penilai Adipura 2016.

Area pembibitan
Menurut saya TPA sampah Manggar adalah tempat eduwisata yang indah, walaupun bau tak sedap dari sampah kadang muncul di waktu tertentu, tapi aromanya tidak menyengat seperti yang dibayangkan. Saya sangat menyukai area pembibitan, karena banyak sekali tanaman bunga disana. Saya rasa, tanaman herbal dan tanaman lainnya akan memudarkan bau sampah yang mengganggu dengan begitu TPA Manggar akan menjadi tempat eduwisata yang indah dan nyaman bagi pekerja maupun pengunjung. Harapan saya untuk Indonesia, khususnya di kota Balikpapan, semakin banyak inovasi yang dilakukan. Dengan adanya inovasi daerah ini, kita dapat menambah ilmu pengetahuan dan manfaat lainnya di kehidupan sehari hari.

Artikel ini diikutsertakan pada Kompetisi Menulis Blog Inovasi Daerahku - https://www.goodnewsfromindonesia.id/competition/inovasidaerahku