Showing posts with label Balikpapan. Show all posts
Showing posts with label Balikpapan. Show all posts

Tuesday, September 3, 2024

Single Baru! Minggu Ke2 September '24

What's up?

Don't let dreams just be dreams, lagu pertama yang berhasil kutulis tahun 2017. Yeap, 7 tahun berlalu, banyak yang ku pelajari dari songwriting, music production, mengerucutkan dan membentuk standard supaya tidak terlalu lebar. It helps me a lot. Ini juga termasuk progress besar-besaran yang aku lakuin akhir-akhir ini. Selain fokus medication, survive with wfh job, aku nggak pernah stop bikin musik. Banyak hal yang gagal tapi lebih enak kalo mereview yang berhasil. Itu nggak selalu tentang uang kan?! So, first skill unlocked, secondly.. i am still doing this, music and writing. 

Don't let dreams just be dreams terinspirasi dari film Sing Street. Punya nuansa happy sad dan pilihan chord yang simple dan lirik yang jujur. Lagu ini sebenarnya sudah sering dibawakan secara offline di beberapa panggung gigs lokal di Balikpapan. Bukan lagu yang banyak emosi, lebih cocok didengar saat bepergian, driving if you drive a car, because i am not haha

Don't let dreams just be dreams akan tersedia di berbagai platform musik digital di minggu kedua September 2024. Sebagai jejak dari proses pembuatannya, aku akan update di blog ini rutin, just for myself in the future. Kali ini artwork dikerjakan oleh artist asal Balikpapan juga, ipn.dd. So brilliant!




Wednesday, June 29, 2022

Keripik Pangsit // Oleh Oleh Balikpapan

Keripik pangsit 2 varian rasa :
- Keripik Pangsit Pedas Manis
- Keripik Pangsit Susu

Berat 125 gr

Snack, makanan ringan, oleh oleh Balikpapan
Kalimantan Timur

*Notes: bisa request rasa

Silahkan klik berikut untuk melihat iklan :

Thursday, October 31, 2019

Tips Datang ke Big Bad Wolf Balikpapan 2019


Tahun ini Balikpapan kebagian giliran event pameran buku besar nih. Big bad wolf (BBW) di Balikpapan baru dihadirkan tahun ini, 2019. Kebetulan aku adalah salah satu kru BBW di Balikpapan. Mau share sedikit tips datang ke BBW karena hari ini udah di buka Preview Day-nya. Jadi, kalian bisa datang sehari lebih cepat daripada sales day nya sendiri, hari ini buka dari jam 8 pagi sampai jam 12 malem. (Bagi yang sudah punya Preview Day Pass). 

Keuntungan datang di Preview Day ini adalah (kemungkinan) pengunjung dan antrian kasirnya tidak akan terlalu ramai. Untuk sale day nya, dari tanggal 1-10 November 2019, bisa masuk secara gratis dari jam 8 pagi sampai jam 12 malam. Oh iya, lokasinya di BSCC Dome ya. Karna ini adalah kali pertama BBW di Balikpapan dan diadakan di area yang cukup luas yaitu di Dome. Aku mau share tips untuk datang ke BBW. Semoga membantu ya.

Tips :
  1. Datang lebih pagi/cepat (untuk menghindari antrian panjang)
  2. Gunakan pakaian yang nyaman 
  3. Pakai alas kaki/sepatu/sandal yang nyaman untuk jalan kaki lama (karena kalo mau muterin all section bisa sampe berjam-jam)
  4. Bawa minum dan bekal sendiri (supaya nggak dehidrasi dan kelaparan)
  5. Bawa tas atau koper sendiri karena disana tidak disediakan plastik
  6. Membantu menjaga kebersihan hall section 
Selain itu, tetap waspada, jaga keamanan masing-masing yha. See you there! 

Kalau mau follow akun instagram BBW bisa klik Official Big Bad Wolf ID 

Monday, January 7, 2019

Go-Food Festival Balikpapan

Sunday, January 6th 2019

Hai! Nggak terasa udah tahun baru, i didn't really celebrate it but pray for a good thing. And i think i don't need to make any goals, because my previous one is still outstanding lol. Just like the other weekend escapes. I went out alone and suddenly picking Ayu up from the clinic and near to it, there's a food festival. Go Food festival at Fantasy Mall. I think it was a big festival and i love the interior. Too crowd but worth it. 50% cashback if you use Go-Pay for 1 time shop/valid idk, jadi dapat cashback 50% dengan go pay berlaku untuk 1 kali pembelian ditempat yang sama. 

Dan untuk merayakan pergantian tahun yang gak rame-rame amat, i got a new phone. The cheap one again. idk. i can't be selfish. I understand that we are being adult, gotta pay this and that. so i can't really grant my own wishes for now. So, yeah Xiaomi. Redmi 1S, 2A, 3X, 4A, 5A, and now, Redmi 6A. Berurutan. Nailed it. Daripada malu pake hp murah, mending duitnya untuk kebutuhan mamah. And ofcourse, it's more than enough. Xiaomi gave me a very good experience since 4 years ago~ Maximizing minimalist thing. 

So, from now on, at least for 2019.. all my post/photo will be taken by the 6A. Have a nice day!






Friday, December 14, 2018

Korban Jiwa Karna Tidak Aman

Saya prihatin dengan berita yang terjadi dalam satu tahun terakhir. Terutama di kota sendiri, Balikpapan. Kota yang dicap sebagai kota aman, beriman. Kota dengan angka kriminalitas yang rendah. Tentram. Kenapa dalam 7 tahun tinggal disini, malah semakin mengkhawatirkan. Banjir contohnya. Belum lagi kasus pembunuhan yang amat mengerikan bagi kami yang terbiasa merasa aman. Lalu kasus bunuh diri. Seputus asa itukah kota ini ? Sampai sampai nggak nemuin lagi alasan untuk melanjutkan hidup. Banjir. Tadi malam hujan deras sekali, saya liat di instagram beberapa video banjir yang semakin bertambah titik banjirnya. Yang dulu ngga banjir, sekarang banjir. Jujur saya takut kalo berkendara diluar tiba-tiba hujan deras lalu air menggenang. Tahun lalu, saat saya masuk di hari pertama kerja. Seharusnya datang rapi, bersih, kering, malah berakhir basah, baju dan celana saya kumal karna memakai jas hujan, belum lagi macet karena banjir. Kalau perusahaan tidak acc, bisa-bisa hari pertama saya kacau. Hidup ini bisa bergantung pada keberuntungan. Saya bisa dibilang beruntung karna jam induksi nggak secepat yang saya kira, jadi saya nggak telat hari itu. Tapi tetap aja, berada di ruangan berAC, baju dan celana belum kering dapat mengancam kesehatan. Saya tidak pernah menyalahkan hujan TAPI BANJIRNYA. Sangat mengerikan membayangkan terbawa arus saat banjir. Banyak sekali korban jiwa akibat banjir. Entah itu karna takut telat, jadinya menerobos banjir. Terseret arus. Yang saya tau, tahun ini kasus kematian karna terseret arus banjir ada 4 korban jiwa. 1 remaja, 3 anak-anak. Dan 2 diantaranya baru aja terjadi di bulan ini, Desember 2018, di tempat yang sama. Yaitu parit besar dekat ex Puskib, dulu saya tinggal didekat sana selama 6 tahun. Saya ingat banget dulu kalo kuliah pasti lewatin parit besar itu. Ada banyak jembatan kayu yang menghubungkan gang ke trotoar. Saya phobia lubang dan ketinggian. Dulu saya juga kuliah pake sepatu berhak agak tinggi, setiap hari, karna jaraknya dekat. Sudah pasti kalau hujan, arusnya deras, seperti sungai. Tidakkah terbesit di pemerintahan, untuk mengamankan itu ? Seharusnya setelah 1 korban jiwa, cepatlah di perbaiki. Haruskah menunggu lebih banyak lagi ? Itu bukan anak ayam! Dan untuk para orang tua, mudah mudahan nggak sering membiarkan anak-anaknya main pas hujan deras karna berbahaya. Parit besar didekat puskib itu bermuara ke laut, 2 kasus tadi korbannya ditemukan di belakang Plaza Balikpapan. Bayangkan seberapa jauh jaraknya dan seberapa kencang arusnya. Yang bisa berenang aja sudah dipastikan panik, airnya coklat, kita nggak bisa lihat apa-apa. Apa lagi hujan. Takdir memang sudah digariskan, tapi lebih baik kita yang memperbaiki keadaan. Setidaknya, perbaiki lah apa yang harus diperbaiki. Tugas Anda bukan ? Memang Anda bisa membayar kembali nyawa anak seseorang ? Come on, hidup akan lebih baik kalau semua orang sadar akan tugasnya. Kalau jembatan itu ditiadakan atau paritnya dipagari, apa salahnya ? Kita warga Balikpapa jujur resah. Kita mau aman dan nyaman. Saya bangga pernah bekerja di perusahaan yang mengutamakan keselamatan. Everyone Safe Everyday! Saya berharap dengan tulisan ini, siapa pun yang membaca ikut berdoa dan berharap mereka mengerjakan tugasnya dan sama sama memperbaiki keadaan. Jangan bodoh. Sekian.



Friday, July 6, 2018

Nyanyi di Launching Album Irine Sugiarto

Irine Sugiarto, Altokumulus Kelabu EP


pertama kali perform sebagai solois Indie. 


Akhirnya yang aku tunggu-tunggu selama ini terwujud. Tetap dalam ekspektasi dan keinginan. Saya diundang untuk jadi opening act dalam rangka peluncuran mini album Altokumulus Kelabu oleh Irine Sugiarto. Selamat yha Irine! Nggak nyangka awalnya cuma ngefans. 

Nggak bisa nulis banyak karna speechless. I share some photos here ;)

alief, irine, tyas

aliefnoufals

adhy rhimosan

tyasalfisa (me)

Benda (Destinasi Timur)


Dede Rukaa, Benda

Irine Sugiarto

Monkeydee, Rion Juckz




Sunday, May 13, 2018

Biaya Hidup di Balikpapan 2018

So, this time i want to share about living cost in Balikpapan. FYI, i don't live with my mom anymore so, that's why i want to give a detail for you who want to live here as an employee or student. Tapi bukan untuk kos-kosan. Karna saya belum pernah ngekos sebelumnya.

So i rent a house with 1 bedroom, 1 bathroom, a kitchen, terrace (teras). Jadi saya nyewa 1 rumah. Itu seperti rumah susun tapi cuma 2 lantai. Di lantai 1 ada 6 rumah, di lantai atas 6 rumah. Dan bayarnya perbulan. 

Lokasi rumah saya itu di tengah kota banget. Jadi, strategis mau kemana aja gitu, terjangkau dan mudah. Walau agak sulit karna untuk di daerah Balikpapan Tengah kebanyakan rumah itu masuk ke dalam gang kecil, ada juga gang yang besar tapi mostly kecil. So, kalau misalnya kita lebih sering bepergian menggunakan transportasi umum kayak angkot or taksi, harus extra power jalan kaki ke rumah yang medannya itu biasanya nanjak. Tapi, kalau yang udah hafal gimana Balikpapan yang literally emang banyak gunungnya, ya pasti akan terbiasa. 

Kenapa rumah sewa bukan kos ?
Karena barang saya lumayan banyak dan saya lebih suka kalau punya privasi sendiri contohnya saat masak. Karna kalau kos, otomatis dapurnya dan kadang toiletnya sharing gitu. That's it.

Saya sudah tinggal sendiri sekitar 6 bulan. Perbulannya itu untuk rumahnya sendiri Rp 1.000.000 sudah include air. Listriknya beli token sendiri biasanya habis 200-250 ribu/bulan. Fyi, alat elektronik yang saya pakai antara lain kulkas, mesin cuci, laptop, hp, kipas angin, setrika dan lampu. TV ada, tapi rusak. Jadi lebih banyak pake listrik untuk ngecharge.

Untuk biaya makan, bensin dan lainnya saya ga tentu. Fixed expense cuma di rent fee sama listrik. 
Kalo untuk makan biasanya saya cuma beli ikan 1 kg misalnya 30 ribu itu untuk 3 hari sisanya bisa telur, bisa yang lain.

Jadi kalo 1 bulan 4x beli ikan habisnya 120 ribu.
Biasanya di awal bulan saya juga beli beras 5 kg itu kira2 65 ribu.
Air galon 5 ribu, biasanya isi 2-3 kali aja sebulan. 
Bensin 1 bulan kira2 100 ribu (murah amat aha)
Kuota data 1 bulan kira2 100 ribu.
Dan lainnya depends sama kebutuhan sih.

Untuk bensin dan makan siang saya di tanggung perusahaan jadi lebih ringan.

So, that's all i guess. Untuk fixed expense per month totalnya adalah Rp 1.600.000,00
Wow!

Okay, that's it. Life is a struggle guys. Enjoy that

Sunday, September 24, 2017

08. Mind and The City STARTED!

Hai. Saya mau announce kalau dalam beberapa bulan ke depan saya akan rutin menulis short story. Judulnya Mind & The City. Mind & The City awalnya hanyalah entri berisi pikiran dan pendapat tentang kota yang saya tinggali sekarang yang tujuannya merangkum narasi yang terus menerus mengalir di kepala saya sewaktu saya berkendara, ke mall, ke pantai, atau hanya sekedar belanja sayur dan ikan di pasar. Setiap tempat punya kisah di waktu yang sama dan berbeda.

Saya menciptakan Mind & The City agar saya bisa merekam memori saat tinggal di kota ini. Karena jujur saya, banyak hal dan peristiwa yang terlewatkan begitu saja tanpa bisa ada yang di tengok atau dibaca kembali. Belakangan saya sering membuka-buka folder foto milik mamah. Ada moment yang terlewati, ada tempat yang tidak terfoto, foto yang seharusnya ada, setelah saya cari berjam-jam tetap tidak ketemu. Saat otak saya berusaha untuk mengingat secara detail namun gagal, foto, tulisan, film, atau apapun itu akan sangat membantu. Entah untuk berkarya, untuk tetap hidup, untuk lebih bersyukur, untuk melanjutkan mimpi. Tapi ada sebagian orang yang membiarkan masa lalunya begitu saja, tanpa harus melupakan atau mengingat. Tidak ada kenangan berupa gambar atau apapun itu, saya yakin pasti benar ada orang-orang seperti mereka. Tidak perlu melakukan ini pun mereka tetap baik baik saja.

Tapi untuk para introvert, mengerti sekali yang saya lakukan sekarang bukanlah hal sia-sia (jika positif). I know exactly what's good for me and i'll keep doing this. Karna impian hanyalah mimpi tanpa aksi. Karna saya tidak bisa menunda lagi untuk semua hal yang sangat ingin saya lakukan selama bertahun-tahun sebelumnya. So, in the end of this kind of announcement, i hope you guys enjoy. And thanks for coming around :)

Sunday, May 7, 2017

Sheryl Sheinafia at Pop Avenue Balikpapan

I bought two Pop Avenue 5 days-pass 2 weeks before the event started. So i got cheaper ticket than the normal price/on the spot ticket. This is my first time coming to bazaar/pop market, at least in 2 years. And also, i want to see Sheryl in person and sing along with others who attended this music area tonight! FYI, there’s 2 areas, bazaar and music area. It located on 5th floor, rooftop parking building of SAMS airport. If i’m not mistaken, this is 2nd time they held an event there. It’s quite far from my house, about 10,4 km. We didn’t come on the first day, but we used those tickets for day 2. 

*duhcapekhabisnontonSheryl, capekpakeEnglish*

Hari pertama dan kedua hiburan musiknya di isi sama band lokal dan juga DJ. Hari ke-3 ada Jaz Hayat, hari ke-4 ada Sheryl, dan hari terakhir ada Finest Tree, which is aku ngga kenal siapa mereka, but besok tetap harus dateng, karena sayang kalo nggak di pake tiketnya.

Pop Avenue, bazaarnya banyak mini van gitu, booth/stan makanan dan minuman, ada juga pakaian. We just tried three booths so far. Chrisve Klapatart, Chang Tea sama Kobayaki (my friend’s stall). I interested to shoot some edges but i have a problem with my eyes, i didn’t bring my glasses. So these what i got so far, and i wasn’t quite satisfied.


Chang Tea Balikpapan

Sheryl On Stage



Tuesday, April 4, 2017

#1 Searchings : April

 a p r i l .

Seperti kemarin, malam ini hujan turun lagi, membasahi hampir seluruh tengah kota tempat tinggalku. Perbedaannya, malam ini aku menyempatkan diri untuk melihat-lihat sekitar dengan mengendarai sepeda motor. Baru pukul 7, jadi belum terlalu dingin. Aku hanya mengenakan kaos lengan 3/4 dan jeans biru. Kilatan cahaya dari langit membuatku bergegas memutar motor, karena dipastikan akan turun hujan. Lalu aku mulai berkendara dengan kecepatan yang tidak terlalu kencang. Kota ini tetap sama, seperti 6 tahun lalu saat aku benar-benar memutuskan untuk tinggal disini, untuk pertama kalinya. Jalanan yang tidak begitu macet, tapi tidak juga sepi. Pohon-pohon di sisi kanan kiri jalan yang membuat kota ini tetap sejuk bahkan saat siang hari. Polusi udara yang minim, orang-orangnya yang mempersilahkan siapapun untuk bersikap ramah atau pun cuek. Fleksibel. Kota ini memberikan kebebasan untukku. Mempersilahkan aku untuk tetap menjalankan rencana hidupku. Impianku yang sangat tinggi, aku yakin orang akan lebih banyak menertawai dibanding mempercayai apa yang sudah aku tulis. 

Hujan masih turun di bulan April. Bahkan curah hujan masih sangat tinggi. Menyebabkan beberapa titik di kota selalu tergenang air. Beruntung aku tidak pernah berada dalam situasi terjebak banjir. Pun aku takut jika berkendara di jalan yang licin. Seperti malam ini ketika kembali ke rumah saat hujan telah reda. Sebagian pengendara memperlambat laju kendaraan mereka, satu dan dua orang justru ada yang dengan ambisiusnya menabrak lubang berisi air, menyebabkan cipratan air kotor terkena celana jeansku. Untung tidak terlalu banyak. 

Ada banyak ruko, rumah, gedung yang aku sukai. Kebanyakan adalah tempat tinggal etnis China. Aku selalu terpana melihat rumah-rumah kuno namun masih tetap mereka jaga. Kuno tapi tidak tua. Seperti ada nilai seni yang sangat tinggi. Aku bahkan ingin sekali memotret, sengaja berjalan seharian keliling kota hanya untuk memotret. Tapi tidak pun kesempatan itu datang padaku, ataupun aku buat dengan sendirinya. Aku menyukai saat berjalan sendiri, melihat dan merasakan begitu banyak yang bisa ku dapat di sini. Banyak kejadian dan banyak orang yang ku temui setiap harinya.

Tempat yang paling ku sukai yang tidak banyak orang juga sukai adalah pasar. Pasar tradisional. Berjubel, sempit-sempitan, panas, penjual mendatangi pembeli, tawar-menawar, becek, jalanan macet. Ada nilai seni yang tinggi didalamnya. Inilah kehidupan sebenarnya. Aku pernah berpikir untuk mencari pekerjaan di daerah sekitar pasar. Karena di sana banyak sekali hal yang membuat pikiran dan hatiku terjaga. Seperti sesuatu yang akan membuatmu tetap bersikap rendah hati. Setidaknya  untuk diriku sendiri. Aku cemas. Cemas akan masa-masa yang ku jalani sekarang. Aku takut tidak akan kembali ke masa ini. Memang ya, tidak akan pernah ada waktu yang terhenti. Tidak akan pernah ada mesin waktu yang akan membawa manusia ke masa lalu. Aku cemas aku akan merindukan masa-masa dimana aku dengan bebasnya berlenggang ke pasar, ke tempat-tempat favoritku. "I'm only good at being young", Mayer said. Tapi ini hanyalah kata-kata. Diriku adalah sebaliknya. Aku masih ingin melihat lebih banyak tempat di kota ini dan di kota lainnya.

0:50 AM. Sekarang hujan sudah reda. I gotta sleep. April, let's make memories.



Wednesday, August 31, 2016

Edu Wisata di TPA Sampah Manggar, Balikpapan

Saat ini saya menetap di kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Terhitung sejak tahun 2011. Menurut saya, kota ini adalah kota paling nyaman yang pernah saya tinggali. Selain bersih dan aman, pemerintah kota juga terus melakukan berbagai Inovasi Daerah. Berbicara tentang inovasi, beberapa waktu lalu Balikpapan baru saja meraih penghargaan sebagai Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Inovatif 2015 tingkat kabupaten/kota. Tentunya menjadi kebanggaan bagi penduduk kota Balikpapan juga.

Ada banyak inovasi yang telah dilakukan di kota ini. Ada inovasi di bidang pendidikan, IT, budaya, maupun kesehatan. Salah satu inovasi yang menarik perhatian saya adalah produksi sampah menjadi gas metana, tepatnya di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Manggar, Balikpapan, Kalimantan Timur. Namun, tidak hanya itu saja. TPA Manggar merupakan kawasan eduwisata yang memiliki banyak fasilitas. 


Sudah barang tentu dalam bayangan masyarakat awam tempat pembuangan akhir identik dengan pemandangan tidak enak dan bau tidak sedap dari sampah, tapi TPA ini ternyata tidak seperti yang dibayangkan. Saya sempat berkunjung kesana saat menghadiri perayaan Family Day suatu perusahaan. Rupanya mereka menyewa tempat ini untuk mengadakan berbagai perlombaan dan perayaan. Memerlukan waktu 30 menit berkendara dari pusat kota menuju TPA sampah Manggar yang berlokasi di Jl. Proklamasi RT. 36 Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur. Sesampainya disana anda pasti tidak membayangkan bahwa TPA ini lebih terlihat seperti taman kota.

Pintu masuk TPA Sampah Manggar
Setelah memasuki pintu gerbang TPA, suasana nya rindang karena di pinggir kanan dan kiri banyak pepohonan serta tanaman. Ada berbagai fasilitas yang diberikan di TPA Manggar ini. Ada mobil eduwisata yang siap mengantarkan anda berkeliling kawasan TPA. Mobilnya memiliki slogan unik, bertuliskan :

"Mendengar namaku memang Jelek, Jorok dan Bau Tapi Aku tidak seperti itu.
Mau Bukti ..... Silahkan ke Tempatku"

Adapun jalur motor ATV, gazebo pembibitan tanaman dilengkapi dengan track refleksi, dan ruang terbuka hijau outbond. Adapun Gallery Center yang didalamnya terdapat hasil kerajinan tangan dari daur ulang limbah sampah.


Gazebo, area pembibitan
Area terbuka hijau
Manfaat terbesar yang dihasilkan dari pengolahan sampah ini menurut saya adalah produksi gas methane dari sampah. Seperti yang di ketahui Metana (CH4) adalah gas rumah kaca non CO2 yang relatif kuat bertanggung jawab pada pemanasan global. Metana di buat secara alami oleh berbagai macam mikroorganisme. Gas methane (metana) sendiri memiliki banyak fungsi untuk kehidupan sehari-hari. Diantaranya adalah :
  1. Sebagai pembangkit tenaga listrik
  2. Sebagai bahan bakar untuk memasak (biogas)
  3. Bahan pembuatan pupuk
  4. Sebagai bahan bakar kendaraan
  5. Sebagai bahan pembuatan ban
Pemanfaatan Gas Methane melalui pipa air ukuran 1 inci
Kini, dari produksi gas metana, UPTD TPA Manggar mampu memberikan tambahan pasokan 20.000 watt listrik dan juga telah di nikmati oleh 153 KK (kepala keluarga) di sekitar TPA Manggar untuk keperluan memasak. Gasnya disalurkan melalui pipa berukuran 1 inci. Harapannya, fasilitas ini dapat di nikmati sekitar 500 KK. Jalur pemipaaan sudah tentu harus terus diperluas. Kabar Baiknya, kawasan TPA Manggar juga akan di bangun sauna berukuran 4x4 meter yang akan memanfaatkan energi panas dari gas metana dan limbah kayu sebagai konstruksi ruangannya. Pembangunan steam sauna diharapkan akan selesai tahun ini sebagai inovasi terbaru, untuk menyambut tim penilai Adipura 2016.

Area pembibitan
Menurut saya TPA sampah Manggar adalah tempat eduwisata yang indah, walaupun bau tak sedap dari sampah kadang muncul di waktu tertentu, tapi aromanya tidak menyengat seperti yang dibayangkan. Saya sangat menyukai area pembibitan, karena banyak sekali tanaman bunga disana. Saya rasa, tanaman herbal dan tanaman lainnya akan memudarkan bau sampah yang mengganggu dengan begitu TPA Manggar akan menjadi tempat eduwisata yang indah dan nyaman bagi pekerja maupun pengunjung. Harapan saya untuk Indonesia, khususnya di kota Balikpapan, semakin banyak inovasi yang dilakukan. Dengan adanya inovasi daerah ini, kita dapat menambah ilmu pengetahuan dan manfaat lainnya di kehidupan sehari hari.

Artikel ini diikutsertakan pada Kompetisi Menulis Blog Inovasi Daerahku - https://www.goodnewsfromindonesia.id/competition/inovasidaerahku

Saturday, February 13, 2016

Quick 'Searching' to Taman Lalu Lintas


Today, i did another 'daypacking' and do you know what i brought inside my bag. It was Travellous book, make-up pouch, flashdisk (K-Drama & my application letter), handphone (of course, since my mom bring my camera for reunion party), and wallet. Well, it's not important. The highlight is finally i did it! And it's quiet far from my house. This park is located in South Balikpapan. It's about 30 minutes riding motorcycle from center of the city. And i was curious since couple years ago about this park. 

When i arrived there (alone), many childrens were playing there. This park has unique taste. Located close to police office (just some steps from this park you can see police office). Taman Lalu Lintas, unique. Okay, i was so excited but i loved this place for seriously haha. 

This park has so many gates. I didn't count it but maybe about 5 gates. This park has been builded just like traffic. Yeah, since its name was Traffic Park. You can see traffic light and the other traffic signs also the traffic board at one of park's corner. This park is not too big but a cozy place to chill out. Maybe you can buy some sneaks and drinks, reading favorite books or listening to good music. I was play Justin Bieber - Been You and Paramore - Ain't It Fun, without headset.

Let's take a look. All photos are taken with Xiaomi Redmi 2. *it would be long scrolling*







Alinea Indonesia


Friendship Mood

Traffic Sign Board


Sandals Again



*NP: John Mayer - No Such A Thing



Tuesday, September 8, 2015

Mahavihara Buddha Manggala

Pictures taken at Mahavihara Buddha Manggala, Balikpapan, Indonesia
On September 5, 2015
I went to this monastery to look around with my friend, Aulia.


We can't enter the main room where the big buddha statue placed











Don't ask about this pose kkk

Honestly, i just opened my new online shop through Instagram and will sell one of them is bag which i wore in this picture.





Mahavihara Buddha Manggala location is in :
JL. MT.Haryono RT 43 No. 153, Graha Indah Ring Road, Provinsi Kalimantan Timur, 76114